Maafkan Aku Puisi

Maafkan Aku Puisi-Sudah beberapa hari saya ngga nyampah dimari. Byuh, byuh, byuh. Maklum, saya sibuk sekali beberapa hari terakhir ini. Sibuk nyantai maksud saya. Oke. Trus? Penting gitu? Hehe. Ya ngga juga sih. Saya ini kan memang tidak pernah penting, tapi bergaya seperti yang paling penting. Ya, ala-ala pencitraan gitu mungkin. Pen-CITRA-an hand & body lotion. Ya sudahlah. Tidak perlu dibahas penting-ngga penting tadi. Itu kan relatif buat siapanya. Kalau buat saya penting, bukan berarti buat orang lain juga harus penting kan? Begitu juga sebaliknya. 

Mending bahas Puisi yang, ehmmm kapan ya?, mungkin sekitar 1 tahun yang lalu kalau saya ngga salah inget, yang sudah membuatnya. Yukk langsung aja di simak.

Maafkan Aku Puisi

Lantakkanlah duniaku…wahai sang malam
cabiklah dengan berjuta tajam ….jiwaku kan riang meregang..
Sudutkanlah diriku diujung kutub yang kelam….
ludahi sekujur asaku yang tak kenal kata sopan…
Menarilah diatas bangkai hina ini ….wahai Hujan….
Campakkanlah sanjungan sanjunganku dahulu yang bau..untukmu..
Adakah lagi selaksa siksa pantas untukku….
aku masih mau…Sungguh….


Kumohon……
sungguh tak tertebus kebodohanku…
sinislah pandang aku wahai mentari…bakarlah hati durjana ini..
Dan pencarkanalh abuku keseluruh kata berarti mati…..
Kuburkanlah segala kebahagiaanku kepalung dalam menanti..
patahkalan setiap kakiku yang menari….

Relaku….terwujud tawa menanti…hujan jarum kutadah di hati
Usah kau pusing ku hanya mencari simpati….duhai mendung sunyi
Aku sungguh ingin merasakan menjadi pecundang sejati…
Dan hukumlah aku abadi……
Takkan menangis manusia ini……kureguk puas segala balas

agar tercodet disepanjang hayat ini…membekas
betapa aku telah…salah………
Aku……..bersimpuh padamu wahai ….Malam…hujan….
Laut..ombak…pelangi….peri-peri….mimpi…..indah…
Cakrawala….Fajar…..embun….dunia..
Akulah yang pesakitan mengakui……
Aku yang telah membuat….Senyumnya menghilang…

Tolong…..Siksa diri ini….
Maafkan aku wahai puisi……

Sudah ah. Segitu aja dulu nyampahnya. Besok-besok lagi ya.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

* Jangan Meninggalkan Link Aktif
* Silahkan berkomentar dengan Kata Sopan Dan Ber-Etika.
* Terima kasih telah singgah di blog ini.
* Oke jangan pernah bosen singgah di sini :D
EmoticonEmoticon